Evaluasi Kebersihan Kelas, Al-Mujaddid Tekankan Kebersihan Sepanjang Proses Pembelajaran


SABANG, Rabu 09 September 2026— Pesantren Terpadu Al-Mujaddid kembali melakukan evaluasi kebersihan kelas sebagai bagian dari upaya membangun kedisiplinan dan kepedulian santri terhadap lingkungan belajar. Evaluasi kali ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan kelas tidak hanya pada pagi hari, tetapi sepanjang proses kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kebersihan kelas menjadi tanggung jawab bersama selama ruang kelas masih digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Santri diharapkan mampu menjaga kondisi kelas tetap bersih dan nyaman mulai dari jam pelajaran pertama hingga jam pelajaran kedelapan, dengan perhatian khusus terhadap sampah yang muncul selama kegiatan belajar, terutama sampah kertas.

Dalam evaluasi tersebut, tugas piket kelas kembali ditegaskan bukan sekadar membersihkan ruangan pada pagi hari. Petugas piket memiliki tanggung jawab untuk memastikan kelas tetap bersih selama satu hari penuh. Dengan demikian, kebersihan kelas tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas piket pada awal kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan yang dijaga bersama sepanjang hari.

Sementara itu, ketua kelas berperan dalam mengingatkan dan mengontrol anggota kelasnya agar turut menjaga kebersihan. Ketua kelas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi penggerak kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan kelas.

Selain kebersihan, aspek ketertiban juga menjadi perhatian dalam evaluasi. Santri dilarang bermain bola di dalam kelas karena ruang kelas merupakan tempat berlangsungnya proses pembelajaran yang harus dijaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanannya.

Melalui evaluasi ini, Pesantren Terpadu Al-Mujaddid terus mendorong terbentuknya budaya disiplin di kalangan santri. Kebersihan diharapkan tidak hanya muncul ketika akan dilakukan pemeriksaan, tetapi menjadi kesadaran yang diterapkan setiap hari selama proses pendidikan berlangsung.

“Kelas bersih, belajar nyaman, kebersihan bukan hanya tugas piket, tetapi tanggung jawab seluruh warga kelas.”

Penulis : Hudzaifah Sadira Hutomo

bagus kan? ayo komen

0 Komentar

Posting Komentar